Kamis, 24 Desember 2015

Keajaiban Menyempurnakan Wudhu


Keajaiban
Menyempurnakan Wudhu


Islam menganjurkan agar seseorang muslim senantiasa menjaga kesucian sebagi tanda keimanan. Rasulullah SAW bersabda. “tidaklah menjaga wudhu kecuali seorang mukmin,” (Silsilah Shahihah, al-Albani) dan “sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bersih.” (At-Taubah:108)
Aktifitas wudhu memang identic dengan kebersihan dan kebersihan identic dengan kesehatan. Dari sejumlah penelitian ditemukan bahwa wudhu memilki sejumlah manfaat bagi manusia.
Membunuh kuman dengan membersihkan hidung
Hasil penelitian Tim dokter Universitas Iskandariah menyatakan bahwa mereka yang rutin membersihkan hidung dalam berwudhu maka hidung mereka jauh dari kuman dan mikroba dibandingkan dengan mereka yang tidak berwudhu. Dalam medis THT, jika mikroba menyerang hidung maka akan berdamopak kepada telinga . bahkan masuk ke usus dan pencernaan dan menyebabkan infeksi dan radang. Apalagi jika masuk ke peredaran darah.
Menjaga kesehatan rongga mulut dengan berkumur
Berkumur-kumur mampu menjaga rongga mulut dan gusi dari infeksi dan pembengkakan . juga menjaga gigi dari keropos karena sisa-sisa makanan dibersihkan. Secara medis terbukti bahwa 70% mereka akan kehilangan gigi, jika mereka mau menjaga kebersihan mulut maka itu tidak akan menjadi sebelum waktunya. Jika tidak dibersihkan zat cair seperti nanah dan busuk aka disedot oleh liur dan makanan ke dalam pencernaan dan mengalir ke darah. Selanjutnya akan disebarkan ke seluruh tubuh yang menyebabkan penyakit
Debu dan jasad renik banyak mengandung kuman . pembersihan secra rutin oleh air adalah cara paling efektif untuk membunuh atau menghilangkan kuman-kuman tersebut. Secara ilmiah, mikroba hanya menyerang kulit manusia yang tidak bersih. Jika dalam jangka waktu lama kulit manusia tidak dibersihkan maka keringat,minyak dan debu yang menempel si permukaan kulit dan menimbulkan gatal-gatal. Jika digaruk dengan kuku yang tidak bersih maka akan memudahkan kuman masih ke pori-pori.
Sinar matahari terutama sianar ultraviolet berpengaruh menciptakan kanker di kulit. Pengaruh ini akan hilang jika seseorang rutin melakukan wudhu karena kulit selalu dijaga kelembapannya. Terutam kulit yang terkena langsung sinar matahari.
Sebelum ahli menyatakan hal ini, 1400 tahun yang lalu Rasullulah sudah menegaskan 
“sesungguhnya marah itu dari setan dan setan itu diciptakan dari api da api itu padam oleh air, “ (HR.Daud). Karenanya , Rasulullah orang paling santun,tenang dan paling mampu menahan diri.

Sumber : Majalah Nurul Hayat Edisi . 109 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar