Keajaiban
Menyempurnakan Wudhu
Islam menganjurkan agar seseorang
muslim senantiasa menjaga kesucian sebagi tanda keimanan. Rasulullah SAW
bersabda. “tidaklah menjaga wudhu kecuali seorang mukmin,” (Silsilah Shahihah,
al-Albani) dan “sesungguhnya Allah
menyukai orang-orang yang bersih.” (At-Taubah:108)
Aktifitas wudhu memang identic
dengan kebersihan dan kebersihan identic dengan kesehatan. Dari sejumlah
penelitian ditemukan bahwa wudhu memilki sejumlah manfaat bagi manusia.
Membunuh kuman dengan membersihkan hidung
Hasil penelitian Tim dokter
Universitas Iskandariah menyatakan bahwa mereka yang rutin membersihkan hidung
dalam berwudhu maka hidung mereka jauh dari kuman dan mikroba dibandingkan
dengan mereka yang tidak berwudhu. Dalam medis THT, jika mikroba menyerang
hidung maka akan berdamopak kepada telinga . bahkan masuk ke usus dan
pencernaan dan menyebabkan infeksi dan radang. Apalagi jika masuk ke peredaran
darah.
Menjaga kesehatan rongga mulut dengan berkumur
Berkumur-kumur mampu menjaga
rongga mulut dan gusi dari infeksi dan pembengkakan . juga menjaga gigi dari
keropos karena sisa-sisa makanan dibersihkan. Secara medis terbukti bahwa 70%
mereka akan kehilangan gigi, jika mereka mau menjaga kebersihan mulut maka itu
tidak akan menjadi sebelum waktunya. Jika tidak dibersihkan zat cair seperti
nanah dan busuk aka disedot oleh liur dan makanan ke dalam pencernaan dan
mengalir ke darah. Selanjutnya akan disebarkan ke seluruh tubuh yang
menyebabkan penyakit
Debu dan jasad renik banyak
mengandung kuman . pembersihan secra rutin oleh air adalah cara paling efektif
untuk membunuh atau menghilangkan kuman-kuman tersebut. Secara ilmiah, mikroba
hanya menyerang kulit manusia yang tidak bersih. Jika dalam jangka waktu lama
kulit manusia tidak dibersihkan maka keringat,minyak dan debu yang menempel si
permukaan kulit dan menimbulkan gatal-gatal. Jika digaruk dengan kuku yang
tidak bersih maka akan memudahkan kuman masih ke pori-pori.
Sinar matahari terutama sianar
ultraviolet berpengaruh menciptakan kanker di kulit. Pengaruh ini akan hilang
jika seseorang rutin melakukan wudhu karena kulit selalu dijaga kelembapannya.
Terutam kulit yang terkena langsung sinar matahari.
Sebelum ahli menyatakan hal ini,
1400 tahun yang lalu Rasullulah sudah menegaskan
“sesungguhnya marah itu dari setan dan setan itu diciptakan dari api da
api itu padam oleh air, “ (HR.Daud). Karenanya , Rasulullah orang paling
santun,tenang dan paling mampu menahan diri.
Sumber : Majalah Nurul Hayat
Edisi . 109
Tidak ada komentar:
Posting Komentar